MineralTambang.com

 

   HOME     EBOOK    KATALOG     GALERY     VIDEO    DOWNLOADS    SUPPORT

  

      

 

Translate / Pilih Bahasa :


 
 

Ebooks Pengolahan Emas dan Perak :

  MENGOLAH PERAK DARI LIMBAH FILM ( Klise & Fixer )
( KODE : A1 )

  MENGOLAH EMAS DARI SAMPAH ELEKTRONIK DENGAN METODE BOMBING
( KODE : A2 )

  MENGOLAH EMAS DENGAN METODE C.I.P.
( KODE : B1 )

  MENGOLAH EMAS DENGAN METODE AMALGAMASI
( KODE : B2)

 


ARTIKEL :

EMAS
Sifat Fisik Emas
Reaksi Kimia Emas
Sejarah Tambang Emas
Batuan dan Mineralogi Emas
Gold Prospecting
Gold Detector
Trenching
Sampling dan Assaying
Pengujian Emas dengan Aqua Regia
Pengujian Mineral Logam Ikutan dan Platinum Grup Metal
Tambang Emas
Cebakan Primer
Penambangan Emas Primer dgn Metode Underground
Cebakan Sekunder
Penambangan Emas Sekunder dgn Metode Hydrolicking
Penambangan Emas Sekunder dgn Metode Dredging
Diagram Alir Teknologi Proses Pengolahan Bijih Emas
Comminution / Kominusi
Concentration / Konsentrasi
Gravity Separation
Liquation Separation
Magnetic Separation
Froth Flotation
Extraction / Ekstraksi
Amalgamation / Amalgamasi
Cyanidation / Sianidasi
Mengolah Emas dengan Metode Siraman / Heap Leaching
Mengolah Emas dengan Metode  Perendaman / Vat Leaching
Mengolah Emas Dengan Carbon In Pulp ( C.I.P. )
Faktor Keberhasilan Sianidasi
Pretreatment Sianidasi
Zinc Precipitation
Carbon Adsorption
Electrowinning / EW
Refining / Pemurnian
Cyanide / Sianida
Merkuri / Air Raksa
Dampak Pencemaran Merkuri
Mengolah Emas Ramah Lingkungan
Mengolah Emas dan Perak Daur Ulang
Gold Units
Referensi
 


LAST UPDATE :



 

 

 

 

 

Cebakan Sekunder

Cebakan emas sekunder atau yang lebih dikenal sebagai endapan emas aluvial merupakan emas yang diendapkan bersama dengan endapan sedimen.

Endapan sedimen adalah endapan yang terbentuk dari proses pengendapan dari berbagai macam mineral yang telah mengalami pelapukan dari batuan asalnya , yang kemudian terakumulasi dan tersedimentasikan pada suatu tempat

Cebakan emas sekunder / aluvial di Indonesia terdapat terutama pada pulau-pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Sebaran emas aluvial berada pada permukaan ataudekat permukaan, dengan spesifik emas berupa warna dan kilap yang sangat menarik, sehingga keberadaan emas aluvial mudah dikenali, dan umumnya mudah ditemukan dan ditambang oleh rakyat dengan menggunakan peralatan sederhana.

emas-nugget-aluvial
 

Cebakan emas aluvial dengan sebaran berada pada permukaan atau dekat permukaan mudah dikenali, dengan karakteristik endapan sedimen bersifat lepas, dan emas sudah dalam bentuk logam (native), cukup diolah dengan cara pemisahan secara fisik.

Secara umum penambangan emas aluvial dilakukan berdasarkan atas prinsip :

  1. Butir emas sudah terlepas sehingga bijih hasil galian langsung mengalami proses pengolahan.

  2. Berdasarkan lokasi keterdapatan, pada umumnya kegiatan penambangan dilakukan pada lingkungan kerja berair seperti sungai-sungai dan rawa-rawa, sehingga dengan sendirinya akan memanfaatkan air yang ada di tempat sekitarnya.

Karakteristik dari endapan emas aluvial akan menentukan sistem dan peralatan dalam melakukan kegiatan penambangan. Optimalisasi pemanfaatan potensi emas aluvial dapat dilakukan dengan menyesuaikan kelayakan sekala usaha yang tepat disesuaikan dengan potensi sebaran cebakan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat setempat, serta berwawasan lingkungan. Cebakan dengan potensi sebaran relatif kecil tidak bisa menggunakan peralatan berat tetapi dapat dikembangkan untuk pertambangan sekala kecil atau pertambangan rakyat menggunakan peralatan sederhana. Berdasarkan karakteristik endapan emas tersebut, metode penambangan terbuka yang umum diterapkan dengan menggunakan peralatan berupa :

  1. Pendulangan ( panning ) 

Penambangan dengan cara pendulangan banyak dilakukan oleh pertambangan rakyat di sungai atau dekat sungai.

mendulang emas

Cara ini banyak dilakukan oleh penambang perorangan dengan menggunakan nampan pendulangan untuk memisahkan konsentrat atau butir emas dari mineral pengotornya.

butiran emas nugget

  1. Tambang semprot ( hydraulicking )

Pada tambang semprot digunakan alat semprot ( monitor ) dan pompa untuk memberaikan batuan dan selanjutnya lumpur hasil semprotan dialirkan atau dipompa ke instalasi konsentrasi ( sluicebox / kasbok ). Cara ini banyak dilakukan pada pertambangan skala kecil termasuk tambang rakyat dimana tersedia sumber air yang cukup, umumnya berlokasi di atau dekat sungai.

tambang emas semprot

Beberapa syarat yang menjadikan endapan emas aluvial dapat ditambang menggunakan metode tambang semprot antara lain :

  1. Kondisi/jenis material memungkinkan terberaikan oleh semprotan air

  2. Ketersediaan air yang cukup

  3. Ketersediaan ruang untuk penempatan hasil cucian atau pemisahan bijih

sluicebox-kasbok

Metode penambangan ini umum diterapkan diberbagai daerah operasi pertambangan rakyat di Indonesia, seperti di Karang Jawa, Tanah Laut-Kalimantan Selatan; Sungai Kahayan,Bukitrawi,Palangkaraya-Kalimantan Tengah; Tanoyan, Bolaang Mongondow-Sulawesi Utara; Tahite, Bombana-Sulawesi Tenggara; Tobohon,Kotabunan-Sulawesi Utara; Blambangan Umpu, Way Kanan-Lampung,  dll.

 


Hal 01 / Hal 02 / Hal 03  / Hal 04

 

 

 Copyright © 2010 - 2014 by MineralTambang.com. All Rights Reserved